Masa pandemi Covid 19 dianggap mimpi buruk bagi para pelaku UMKM di Indonesia, terutama bagi pelaku usaha Ultra Mikro. Banyak tempat usaha yang harus tutup karena adanya penerapan zona PPKM. Tempat usaha ditutup, pembeli pun banyak beralih berbelanja menggunakan media online. Pelaku usaha yang tidak menguasai digital marketing akhirnya banyak yang tumbang. Perputaran uang pun terhambat, akibatnya modal usaha terpakai untuk kebutuhan sehari-hari.
Keterlibatan UMKM Dalam Perekonomian Bangsa
Tersendatnya usaha para pengusaha UMKM setidaknya memberi dampak besar pada perekonomian bangsa. Seperti kita ketahui pertumbuhan ekonomi di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya keterlibatan UMKM. Berdasarkan isi UUD 1945 pasal 33 ayat 4 yang menyatakan bahwa UMKM merupakan bagian dari perekonomian nasional yang berwawasan kemandirian dan memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa UMKM memiliki peran yang penting terhadap pertumbuhan ekonomi negara.
Seperti yang dilansir dalam bkpm.go.id, UMKM memiliki peran yang penting sebagai salah satu pilar perekonomian Indonesia, bahwa:
- UMKM memiliki andil yang besar terhadap PDB yaitu 61,97% dari total PDB
nasional atau sama dengan Rp. 8.500 triliun pada tahun 2020. - UMKM mampu menyerap kredit terbesar pada tahun 2018 dengan jumlah kurang lebih Rp. 1 triliun.
- UMKM berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja yang banyak yaitu
sebesar 97% dari daya serap dunia usaha pada tahun 2020. Sehingga
banyaknya UMKM berbanding lurus dengan terbukanya lapangan pekerjaan di
Indonesia. Hal tersebut membuktikan bahwa UMKM memiliki andil yang besar
dalam penyerapan tenaga kerja.
Sayangnya kontribusi UMKM terhadap perekonomian mengalami banyak masalah akibat pandemi. Jumlah UMKM dan kontribusinya menurun sejak tahun 2020 lalu. Permasalahan yang dihadapi UMKM Indonesia diantaranya perubahan pola konsumsi barang dan jasa dari sistem offline menjadi online, pelaku usaha juga memiliki masalah di bidang tenaga kerja akibat pemberlakuan pembatasan sosial. Selain itu terhambatnya distribusi produk, kesulitan bahan baku dan keterbatasan modal disinyalir juga menjadi masalah selama pandemi.
Melihat peranan UMKM yang besar terhadap perekonomian bangsa, banyak pihak yang berupaya supaya pelaku UMKM bisa bangkit lagi dan memperbaiki pertumbuhan ekonomi negara. Terutama bantuan pada masalah keterbatasan akses permodalan. Pemerintah dan beberapa pihak terkait memberikan inovasi layanan keuangan agar dapat membantu UMKM-UMKM mengembangkan bisnisnya.
Pendanaan Digital Bagi UMKM
Inovasi layanan keuangan yang dapat membantu pembiayaan usaha juga dilakukan oleh FinTech pembiayaan, Modalku. Platform pendanaan digital Modalku menyampaikan tantangan dalam pendanaan usaha pada UMKM.
Sesuai dengan yang disampaikan oleh Head of Partnership & Special Project Modalku, Mario Enrico bahwa banyak aktivitas UMKM berjalan dengan modal swadaya atau berasal dari kantong sendiri. Karena mereka kesulitan mencari partner pembiayaan usaha. Keadaan tersebut tentunya tidak terjadi pada perusahaan-perusahaan besar yang sudah mapan. Berdasarkan kondisi yang ada di lapangan, berbagai media keuangan hadir dengan inovasi layangan keuangan yang solutif, membantu pelaku UMKM.
Platform Pendanaan Digital Modalku
Salah satu pihak yang peduli dengan keberadaan UMKM di Indonesia adalah platform pendanaan digital, Modalku. Modalku sebagai platform pendanaan digital memiliki basis teknologi finansial di Indonesia. Modalku berperan sebagai penghubung UMKM dan pemilik dana untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan membentuk dunia keuangan yang lebih inklusif.
Di dalam memilih platform pendanaan, masyarakat terutama pelaku UMKM pastinya melalui berbagai pertimbangan. Selain platformnya harus memiliki reputasi yang baik, juga dinilai aman dan resmi dalam pengawasan OJK. Berikut ini keunggulan Platform Pendanaan di Modalku yaitu:
Di dalam memilih platform pendanaan, masyarakat terutama pelaku UMKM pastinya melalui berbagai pertimbangan. Selain platformnya harus memiliki reputasi yang baik, juga dinilai aman dan resmi dalam pengawasan OJK. Berikut ini keunggulan Platform Pendanaan di Modalku yaitu:
- Mendanai UMKM Indonesia mulai dari Rp. 100 ribu
- Menyediakan tingkat bunga hingga 17% per tahun
- Tenor pendanaan singkat antara 1 hingga 24 bulan
- Memiliki izin resmi dan diawasi oleh OJK
Modalku menjamin para pengguna layanan pendanaannya mendapatkan berbagai manfaat. Apa sajakah manfaatnya? Berikut ini manfaat bergabungnya para usaha UMKM dalam Modalku yaitu:
Terbuka untuk Semua Pengusaha
Seluruh pelaku UMKM dapat mengajukan pinjaman modal usaha di Modalku. Baik UMKM yang berjualan menggunakan sistem online (menggunakan marketplace atau berjualan di platform transportasi online) atau yang berjualan secara offline, selama menggunakan sistem kasir digital seperti Majoo, Spot, Gobiz, Moka dan kasir digital lainnya.
Persyaratan yang Mudah
Syarat yang harus dipenuhi untuk mengajukan pendanaan cukup mudah. Hanya membutuhkan foto KTP, mutasi rekening usaha, laporan penjualan usaha dan foto selfie.
Penilaian Usaha
Modalku akan melakukan penilaian usaha yang dilakukan secara menyeluruh dari sisi bisnis offline maupun online. Hal ini membuktikan bahwa Modalku tetap memperhatikan keseluruhan jalannya usaha.
Modalku Peduli dengan Perkembangan Bisnis
Sudah ribuan UMKM yang bergabung dan mengembangkan bisnis dengan pinjaman usaha di Modalku.
Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, Modalku berharap akan semakin banyak UMKM yang mau bergabung dan merasakan manfaat yang sama dengan ribuan UMKM lainnya.
Adapun mengenai persyaratan untuk bergabung di Modalku, sangat mudah dan simpel. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, untuk UMKM yang mau bergabung di Modalku harus memiliki bisnis online maupun offline yang menggunakan sistem kasir digital seperti Spot, Gobiz, Moka, Majoo dan kasir digital lainnya.
Adapun mengenai persyaratan untuk bergabung di Modalku, sangat mudah dan simpel. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, untuk UMKM yang mau bergabung di Modalku harus memiliki bisnis online maupun offline yang menggunakan sistem kasir digital seperti Spot, Gobiz, Moka, Majoo dan kasir digital lainnya.
Syarat untuk mendapatkan pendanaan dari Modalku yang selanjutnya adalah pelaku usaha memiliki bisnis dan berdomisili di wilayah Jawa, Batam, Makassar, Palembang, Bali dan Medan. Selain itu usahanya telah berjalan lebih dari 6 bulan, memiliki pendapatan bulanan mulai dari Rp. 6 juta, dan bukan pebisnis yang berjualan dengan sistem reseller atau dropshipper. Persiapkan pula dokumen pendukung seperti foto KTP, mutasi rekening usaha selama 3 bulan terakhir, foto NPWP atau Laporan Penjualan di sistem kasir digital atau marketplace.
Cukup mudah untuk mendapatkan dana modal dari Modalku, bukan? Pengajuan modal tanpa agunan yang disediakan oleh Modalku diharapkan dapat membantu para pelaku usaha untuk menjalankan usahanya kembali.
Cukup mudah untuk mendapatkan dana modal dari Modalku, bukan? Pengajuan modal tanpa agunan yang disediakan oleh Modalku diharapkan dapat membantu para pelaku usaha untuk menjalankan usahanya kembali.
UMKM Bangkit, Perekonomian Melejit
Berjalannya usaha para UMKM tentu dapat memberikan kontribusi penyerapan tenaga kerja. Selain itu dapat menyerap kredit lebih besar lagi. Dengan demikian perekonomian dapat berputar terus. Pertumbuhan usaha kembali bangkit berdampak pada bangkitnya perekonomian negara. Perekonomian yang stabil tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga.
Salam takzim
Komentar
Posting Komentar